ERHA DPCT: Deep Pore Cleansing Therapy!

ERHA DPCT (Deep Pore Cleansing Therapy) - Beberapa dari teman-teman mungkin sudah tahu kalau aku memiliki jenis kulit berminyak. Oleh karena produksi minyak wajahku berlebih, maka seringkali timbul masalah seperti jerawat dan komedo. Aku sendiri bisa setiap minggu melakukan ekstraksi komedo karena memang sesering itu komedo aku muncul. Itu saja sudah dibantu dengan double cleansing setiap harinya, pagi dan malam hari.

Oleh karena resolusi 2019 aku adalah: 2019 Menuju Skincare, maka aku ingin share ke temen-temen tentang perawatan wajah yang aku lakukan di ERHA Skin Clinic. Perawatan Deep Pore Cleansing Therapy ini diberikan secara cuma-cuma oleh ERHA sehingga aku bisa merasakan perawatan wajah yang membuat kulit berminyak aku jadi lebih bersih.

ERHA DPCT

Mengutip dari situs ERHA, ERHA Deep Pore Cleansing Therapy (DPCT) adalah perawatan kulit dengan kombinasi teknologi High Frequency, Ionthophoresis, Acupressure, Aromatherapy, serta Deep and Gentle Extraction yang bekerja secara komprehensif untuk meningkatkan penyerapan serum ke dalam kulit, meningkatkan aliran darah dan memberikan efek relaksasi pada tubuh.

Perawatan ini terbagi atas 4 jenis, yaitu:

#1. Signature Gentle DPCT (durasi perawatan 120 menit).

Menggunakan metode perawatan wajah dengan pembersihan yang mendalam dan Beta Light Peel untuk mengikis sel kulit mati dan mengurangi komedo. Selain manfaat tersebut, Signature Gentle DPCT ini juga merangsang pertumbuhan sel kulit baru dan diformulasikan khusus untuk kulit sensitif. Adapun serum yang digunakan untuk jenis perawatan ini adalah Soothing Serum yang berguna untuk meredakan efek kemerahan pada kulit karena mengandung ekstrak Horse Chestnut & Calendula yang juga melembabkan.

#2. Signature Renewal DPCT (durasi perawatan 120 menit).

Nah, ini dia perawatan aku cobain pada tanggal 21 April 2019 lalu di ERHA Clinic Jatiwaringin, Bekasi. Perawatan ini pada dasarnya sama seperti pada nomor 1 di atas namun yang membedakan hanyalah di serumnya. Di antaranya yang bisa dipilih adalah: Brightening, Tightening, Vitamin C dan Oil Control. Berhubung kulit wajahku merupakan kulit berminyak, jadi aku memilih untuk menggunakan Oil Control serum untuk membantu mengendalikan minyak berlebih.

#3. Basic DPCT (durasi perawatan 90 menit).

Metode yang digunakan untuk perawatan ini lebih ke membersihkan kulit secara mendalam sekaligus menutrisi kulit. Untuk serumnya sendiri bisa memilih di antara serum untuk Brightening, Tightening, Vitamin C dan Oil Control.

#4. Essential DPCT (durasi perawatan 75 menit)

Metode perawatan ini kurang lebihnya sama seperti yang ada pada perawatan nomor 3 di atas. Namun pembedanya ada pada serum yang bisa teman-teman pilih. Di antaranya adalah Vitamin C serum dan Acne Clarifying Gel.

Bila ingin disimpulkan secara lebih umum lagi, artinya ada 2 jenis DPCT dan perbedaannya adalah sebagai berikut:


  • Signature Gentle dan Signature Renewal menggunakan cairan facial yang berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati pada permukaan kulit dengan lebih sempurna, membuat kulit lebih cerah dan bersinar serta acupressure untuk memperlancar peredaran darah, membuat rileks otot-oto wajah dan bahu.

  • Basic dan Essential DPCT tidak mendapatkan tambahan cairan facial dan acupressure tersebut.

PROSES DPCT


Di sini aku akan memberitahukan proses apa saja yang terjadi selama melakukan perawatan DPCT di ERHA Clinic. Oia, perawatan DPCT yang aku coba ini namanya Signature Renewal DPCT dengan durasi perawatan 120 menit.



#1. Wajah dibersihkan terlebih dahulu. Meliputi makeup removing, facial cleansing, scrubbing, dan menggunakan facial wash.

#2. Lalu, wajah dipijat agar relax.

#3. Wajah diuap agar pori-pori bisa terbuka dan mempermudah pengeluaran komedo.

#4. Setelah uap, terapis akan melakukan sedot wajah untuk supaya komedo yang terlihat terangkat.

#5. Untuk komedo yang tidak terlihat, terapis melakukan ekstraksi agar pori-pori bersih. Oleh karena diuap, maka komedo lebih mudah keluar.

#6. Wajah aku diberikan sinar High Frequency yang bermanfaat sebagai sterilisasi wajah agar pori-pori jadi lebih bersih setelah diekstraksi komedonya. Juga bermanfaat mengurangi kulit kemerahan.

#7. Wajah kembali dipijat tapi kali ini menggunakan olive oil yang beraromaterapi.

#8. Ini yang paling aku suka: aplikasi serum. Karena serum yang aku dapat adalah Oil Control Serum, maka aplikator serumnya dingin sedingin es batu. Bikin pori-pori wajah jadi lebih kalem dan mengurangi produksi minyak wajah juga.

#9. Waktunya maskeran! Di sini maskernya memiliki efek relaksasi dan brightening juga lho!

#10. Aplikasi pelembab dan tabir surya. Selesai!

KESIMPULAN


Ini adalah kali pertama aku melakukan perawatan di ERHA Clinic. Jujur saja sih, aku punya perasaan was-was karena dalam pikiran aku kalau mau perawatan di klinik kecantikan seperti ERHA Clinic ini harus selalu menemui dokternya dulu. Ternyata setelah banyak ngobrol dengan staf ERHA Clinic, perawatan ini bisa dilakukan tanpa harus menemui dokter. Namun memang kalau tertarik ingin mencoba perawatan ini harus melakukan reservasi paling tidak sehari sebelum kedatangan dan datang sekitar 15 menit sebelum jam reservasi yang disepakati.


Bicara soal tempat, dah gak usah diragukan lagi ya kalau tempatnya nyaman dan adem banget. Aku suka sama stafnya yang ramah dan mau membantu kalau kita ada pertanyaan. Walaupun tempatnya itu termasuk sharing room, tetap terasa private karena setiap orang akan ditempatkan di bilik dengan tirai tertutup sampai langit-langit. Jadi gak gampang kena intip. Huehehe. Untuk melakukan perawatan ini, pasien harus mengganti pakaian atas dengan kemben kain yang disediakan oleh ERHA Clinic, begitupun harus menggunakan tutup kepala juga. Tenang saja, semua yang disediakan itu bersifat sekali pakai! Jadi terjamin banget kebersihannya.


Ngomong-ngomong soal kebersihan lanjutan, ini hal yang paling aku senangi dalam melakukan perawatan di ERHA Clinic: alat comedo extractor sudah disterilkan dan dikemas rapat dalam kemasan sekali pakai. Biar gimana, kulit wajah itu kan sangat sensitif ya, penggunaan peralatan kecantikan pun sebisa mungkin harus terjaga kebersihannya kalau gak ingin tertular hal-hal yang merugikan. Itulah juga salah satu big concern aku dalam memilih tempat perawatan. Dan begitu terapis memberi tahu bahwa alat-alat tersebut harus disteril dulu, beneran lega banget deh! Leganya itu macam bisul pecah! Soalnya aku sendiri jadi ingat kasus lama (sekitar 2015) di Australia tentang seorang wanita jadi lumpuh hanya karena menggunakan sebuah makeup brush secara sharing dengan temannya yang berjerawat (sumber). Itu hanya sebuah makeup brush loh ya, gimana ini yang digunakan untuk perawatan wajah? Jadi beneran aman banget kalau mau melakukan perawatan di ERHA Clinic. Jujur aku sangat senang ada klinik kecantikan yang mau mikirin sampai segitunya soal sanitasi.


Kemudian untuk alat-alat yang digunakan, semua memiliki medical grade facial. Bukan alat yang kualitasnya kaleng-kaleng. Alatnya canggih-canggih. Yang paling aku suka adalah alat untuk aplikasi Oil Control Serum. Di sini, aplikator yang bersentuhan dengan kulit sedingin es batu. Jadi kulit muka itu rileks banget. Oleh karena dingin seperti es batu, jadinya bisa membantu untuk mengurangi produk minyak wajah berlebih dan juga bisa membantu pori-pori terlihat lebih rapat setelah dilakukan comedo extracting. Setelah kurang lebih 2 jam perawatan, akhirannya terapis pun memberikan aku 2 bungkus tisu yang berguna untuk mengurangi minyak wajah berlebih yang baru bisa digunakan 7 hari paska perawatan. Sebagai complimentary, setiap habis perawatan akan disuguhkan teh hangat juga lho! Hmm,, enak banget setelah selama 2 jam berada di ruangan dingin terus dikasih teh anget!


Sekarang aku mau jelasin untuk foto sebelum melakukan treatment dulu ya. Untuk foto ini, tidak terlihat ada masalah. Padahal sebetulnya ya ada saja komedo jika diraba. Menurut terapis yang menangani aku, komedo yang ada di wajahku tergolong kecil-kecil dan harus diekstrasi baru keluar. Foto di atas hanya menggunakan sekitar 10% makeup karena aku menggunakan pensil alis dan lipstik. Sedangkan sisanya hanya skincare termasuk sunblock. Sedangkan untuk foto di bawah ini, itu adalah foto hasil treatment DPCT di ERHA Jatiwaringin. Beberapa titik memang ada kemerahan dan ini wajar terjadi setelah melewati proses ekstrasi komedo. Aku pun merasa kulit aku jadi lebih bersih dan lebih enteng.


Kemudian, selama 1 minggu setelah perawatan tersebut aku tetap melanjutkan rutinitas perawatan wajah di rumah seperti biasa. Tidak ada produk yang aku ubah-ubah dan memang sih beberapa hari ini sangat panas sampai muka aku lebih cepat mengeluarkan minyak wajah berlebih. Dalam sekali blotting, bisa menggunakan 3 lembar facial oil film. Yeah, memang sebegitu berminyaknya wajah aku. Temen-temen juga bisa lihat Instagram Highlight aku yang berjudul ERHA DPCT lho. Nah selama 1 minggu itu juga pelan-pelan ada jerawat muncul. Aku mencurigai cuaca panas yang bikin muka aku gampang berminyak sehingga bikin komedo makin cepat terbentuk. Seperti yang tadi sudah aku beritahukan bahwa komedo aku kalau dipencet baru keluar, aku juga gak mau pencet-pencet komedo karena kan belum genap 1 minggu setelah facial masa harus dipencetin lagi komedonya? Akhirnya aku diemin jadi di foto bawah ini, teman-teman bisa melihat ada beberapa titik jerawat kecil-kecil. Ini bukan pertama kalinya begini, jadi karena penampilannya sama seperti kasus yang dulu-dulu (kalau dulu banyak di jidat), jadi yeah bisa aku asumsikan ini jerawata akibat komedo tersebut. Pusing deh punya wajah berminyak tuh! Hiks.


Tapi, dari aku diberikan 2 bungkus oil control wipes. Nah ini bentukannya seperti tisu basah yang sering kita temui di pasaran gitu. Tapi gak sebasah itu sih, cuma lembab aja, jadi jangan heran kalau kesannya ini tisu terasa seperti mau kering. Nah, ini gunanya untuk mengendalikan kelebihan minyak wajah tapi baru boleh digunakan satu minggu setelah perawatan DPCT. Jadi aku baru bisa menggunakan ini pada 28 April 2019, sesuai dengan yang diintruksikan oleh terapis yang menangani aku melakukan perawatan DPCT di ERHA Clinic Jatiwaringin.


Untuk menggunakan oil control wipes ini sangat mudah. Tinggal diusapkan saja ke wajah hingga dirasa minyak wajah terangkat. Setelah itu, tunggu hingga 2 menit atau sampai wajah lebih kering. Nah di sini wajah pun akan terlihat lebih segar karena minyak berlebihnya sudah berkurang. Perlu diingat sih kalau ini jenisnya oil control jadi gak serta merta bikin wajah jadi auto matte setelah penggunaan. Hasilnya kalau di aku, wajah tetap terlihat lembab namun kilau-kilau dari minyak berlebih berkurang. Temen-temen bisa lihat foto di bawah ini dan perhatikan spot yang aku lingkari. Perbedaan di sebelum penggunaan dan sesudah penggunaan oil control wipes memang tidak telalu kentara. Tp kalau teman-teman perhatikan kembali, kilau karena minyaknya sudah lumayan berkurang setelah penggunaan oil control wipes. Aku pun merasakan wajah aku tidak selicin sebelum penggunaan oil control wipes ini.


Kalau seandainya ditanya apakah aku akan kembali lagi melakukan perawatan secara mandiri, iya banget!! Aku sudah lumayan banyak tanya-tanya sama terapis termasuk frekuensi kedatangan yang disarankan yaitu 2 kali dalam sebulan. Berhubung juga sudah yakin akan kebersihan dan kualitas alat-alat yang digunakan dan juga keramahan staf serta terapisnya, kayaknya udah aja lah ke ERHA Clinic aja.


Untuk harga perawatan yang aku lakukan (DPCT Signature Renewal), teman-teman bisa mendapatkan perawatan ini seharga RP495,000 per kedatangan. Biaya ini belum termasuk pendaftaran anggota baru karena setiap pasien yang datang dan ingin melakukan treatment harus menunjukan keanggotaan ERHA Clinic. Kamu juga bisa memilih dari 5 pilihan serum untuk DPCT. Untuk bulan ini, ada promo cantik dengan membayar sekaligus untuk 4x kedatangan maka akan mendapatkan gratis 1x kedatangan dengan hanya membayar 1,6 jutaan. Masa berlakunya sampai setahun dan harus dilakukan di cabang ERHA tempat temen-temen mengikuti promo tersebut. Jadi gak bisa ganti cabang ya!


Temen-temen bisa juga mencoba menggunakan produk over the counter di ERHA yang bisa dibeli dan digunakan tanpa harus menggunakan resep dokter. Produk-produk tersebut bisa ditemui di ERHA Apothecary yang ada di mal-mal terdekat atau berkunjung ke ERHA Clinic di area tempat tinggal kamu. Apabila temen-temen memiliki permasalahan kulit, ataupun rambut yang tidak bisa diatasi dengan penggunaan produk over the counter atau treatment biasa, bisa banget lho berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mendapatkan solusi, yang jelas jangan self-diagnose ya!


Sekian dulu blogpost aku mengenai Deep Pore Cleansing Therapy di ERHA Skin, Hair, & Laser Expert. Sekali lagi, treatment yang aku coba ini adalah facial signature DPCT di ERHA Clinic. Silahkan cek website ERHA untuk tahu lebih jelas apa saja perawatan yang kamu inginkan dan juga lokasi dari cabang ERHA. Atau bisa juga ikuti akun Instagram ERHA untuk tahu promo-promo terkini ya.


 

Komentar

  1. kalo buat pemula yang belum pernah ke klinik sama sekali, kayaknya better konsultasi dulu ya? soalnya bingung juga harus ambil perawatan yang mana XD

    BalasHapus
  2. Selalu pengen coba buat perawatan di erha. Thanks ya udah sharing pengalaman kamu disini. Bener-bener informative!

    Cassandra, xo

    BalasHapus
  3. Bisa juga seperti itu. Tapi kalaupun mau langsung, bisa ambil yang gentle sista.

    BalasHapus
  4. aku jadi semaqueen yaqueen utk datang langsung ke sini, nanti kalo THR udah turun hehehe

    BalasHapus
  5. Gw tuh jarang perawatan di klinik gini. Bisa diitung jari malah. Soalnya gw suka parno, bakal diapa2in atau biayanya mahal. Tp hasil lo mmg cakep ya keliatan lebih cerah gt. Harga ga boong ☺

    BalasHapus
  6. Eh iya, setuju itu privacy cust harus diutamain dengan bilik tinggi yaa. Kalau terlalu terbuka ngga nyaman juga berasa bisa dilihat siapa aja Even men..

    BalasHapus

Posting Komentar

Gimana menurut kalian?