Vampy Color: NYX and Oriflame Lipstick

posted in: LIPSTICK POLITIC | 1

Vampy Color – Aku mau review dan swatch dua lipstik: Oriflame Pure Color Lipstick “Black Cherry” dan NYX SMLC “Copenhagen” (+ extra review di postingan ini: “Transylvania”.) Kedua warna ini adalah warna vampy bagi aku karena begitu bold dan gelap.

Alright! Jadi tetiba aku lagi demen banget sama dark colors nih.. Ga tau kenapa. Hahaha, padahal Halloween uda lewat, Winter juga uda lewat, trus sekarang uda masuk Spring, harusnya mah berPastel-ria yaakk?? Wkkwkwk..

Anywayysss, akhirnya lah aku memutuskan untuk membeli ketiga lipstik ini. Setelah sampai rumah, baru deh nyadar “mau gue apain yak ni lipstik?” Hahaha, you know lah kalau pada sebagian orang Indonesia itu masih belum bisa memerdekakan kebebasan berekspresi dan bereksperimen dalam sebuah hal yang positif (mungkin bisa dibaca sebagai seni rias), kadang masih banyak orang yang ga terima yah kalau kita bisa sedikit berbeda dengan mereka-mereka. Sebetulnya sih perbedaannya cuma satu: kita bisa dan mereka ga bisa (makanya mereka juga belum bisa “menerima” apa yg kita bisa).

But, itu ga mengurungkan niatku untuk tetep berekspresi dan bereksperimen dengan segala warna, termasuk ketiga lipstik ini. Oke oke, mari kita lanjutkan swatch dan review-nya in my opinion yaaa…

All team is up..

Dan ini adalah hasil swatch di tanganku dari masing-masing produk di bawah cahaya natural:

Swatch for Oriflame Pure Color LS Black Cherry
Swatch for Oriflame Pure Color LS Black Cherry

1. ORIFLAME PURE COLOR LS “BLACK CHERRY”

Pertama bahas dulu tentang Oriflame Pure Color Lipstick warna Black Cherry. Ceritanya beli ini juga ga sengaja, malah beli ini duluan baru beli NYX. Kebetulan, bulan Maret 2014 lagi ada promo di katalognya Oriflame, hanya beberapa puluh ribu aja uda bisa dapat ini lipstik. Aku cari shade tergelap dan hanya ada Black Cherry aja. Keputusan beli ini karena aku mau nyoba dulu gimana sih kalau pake bold dark lips… Dan karena aku tau lisptik ini staying power dan pigmentasinya low level, so I barely gave it a shot!

THE PACKAGING:

Oriflame Pure Color LS Packaging
Oriflame Pure Color LS Packaging

Ini bentuk kemasan lipstik dari seri PURE COLOUR-nya Oriflame. Terdiri dari plastik baik tutup dan lipstick holdernya. First impression lihat lipstik ini sih agak cheapy yaaa (as well as its price, definitely!) dan sederhana banget. Di tutupnya ada stiker informasi produk, dari ingredients sampai kode produk (kalau misal pengen repurchase, bisa sebutkan kode itu ke representative consultant kenalan kamu), berwarna bening sehingga memudahkan kamu melihat ke dalamnya sehingga ga salah ambil jika berada di antara koleksi lipstikmu yang lain.

Bottom Part Oriflame Pure Color LS Case

Body atau lipstick holdernya berwarna hitam glossy. Pokoknya sederhana banget deh. Di bagian bawah body, ada stiker lagi yang menjelaskan kode produk dan tanggal kadaluarsa.

THE BULLET : Ini penampakan lipstick bullet-nya. Bentuknya ga seperti lipstik pada umumnya, ujungnya sedikit meruncing untuk memudahkan aplikasi di sudut bibir. Kalo lipstik pada umumnya kan hanya pada satu sisi aja bentuk runcingnya, nah kalo ini ditengah-tengah runcingnya.

Lipstick Bullet Oriflame
Lipstick Bullet Oriflame

THE SCENT : lipstik ini sedikit memberikan wangi, agak floral campur fruity gitu sih menurutku. Tapi gak akan berasa ketika sudah dipakai. Jadi kayaknya aku pikir ga masalah deh ya.

THE TEXTURE: Tekstur lipstik ini sedikit creamy, melembabkan, namun ga terlalu berminyak menurut aku. Suitable for daily use actually. Agak sedikit glossy tapi ga lebay sih.

THE COLOR & PIGMENTATION: Well, nothing I expect much from this thing once I decided to buy this. Tapi menilik dari harga sih sudah jelas kalau lipstik ini ga memberikan pigmentasi yang kuat. Tapi hal ini sebetulnya menguntungkan buat kamu yang sedang dalam tahap coba-coba make up atau pengen belajar pakai something different like the bold lips. Warnanya tetap wearable even for the day, I think, sehingga bisa build up warna layer per layer. (Justru kalau menurut aku, jika kamu ingin membeli rangkaian warna dari seri Pure Colour Oriflame ini, lebih baik kamu pilih warna yang lebih deep / warna-warna yang lebih berani). Kamu bisa sesuaikan intensitas warnanya sesuai selera kamu. Nothing is the problem. Untuk warnanya sendiri, si Black Cherry ini bagi sebagian orang mungkin akan terkesan sebagai your mom’s color of lipstick tapi yang namanya tren itu kan bolak-balik, yang dulu jamannya orang ga suka pake kacamata segede gaban eh sekarang orang pada berlomba-lomba pakai itu. Hehehe, jadi menurutku ga ada yang namanya my mom’s colors thing. Asal kamu pede, everything will look good on you. Kalau dilihat dari swatch, Black Cherry itu berwarna maroon red dengan sedikit warna biru sebagai under hue. Berikut ini setelah diaplikasikan di bibirku:

Starts with Bare Lips
Bare Lips

Oriflame Pure Color LS Black Cherry applied (in natural light)
Oriflame Black Cherry Apps

Seperti yang kalian lihat, di bibirku malah jatohnya sedikit MLBB yak? So far sih menutupi warna bibirku yang pigmented. Hahaha, manis juga ternyata ini warna lipstiknya. Wearable banget deh kalau kayak gini di siang hari. Ga akan nyangka kalau nama warnanya aja gothic abissss… Tapi ga tau deh ya kalau dipakai selain di skintone MAC NC30-35. Oia, sorry banget utk foto bare lips agak blurry dengan pencahayaan ruangan yang kurang. :p Hehehe.

THE STAYING POWERLike many others creamy lipsticks though this one is not the creamiest one, ketahanannya pun ga lama. Palingan sekitar 3-4 jam tanpa makan dan minum atau sekitar 1-2 jam dengan makan dan minum. Tapi aku ga masalah reapplying kok.

2. NYX SOFT MATTE LIP CREAM (SMLC) “TRANSYLVANIA & COPENHAGEN”

Oke, beranjak ke dua lipstik keluaran NYX. Aku ga tau deh ya, demen banget sama merk ini. Selain harganya affordable banget, produk-produknya tuh pigmented abis. Dari eyeshadow sampe lipstik, semuamuanya murah (dengan kualitas yang kaya gitu tuh tergolong murah lhooo, merk impor lagi). Udah gitu, yang lebih kerennya lagi, varian produknya banyak banget, cenderung pro malah. Ga cuma yang standar-standar aja. Hehehe.. Cukup babblingnyaaaa… Sekarang beralih ke review

Kedua warna NYX SMLC Transylvania dan Copenhagen ini termasuk salah dua dari seri warna keluaran terbaru NYX di 2014 ini, belum masuk ke Indonesia jadi mesti nyari secara online. Harganya juga lebih mahal dari SMLC warna keluaran sebelumnya. Aku tertarik beli ini niatnya sebagai companion dari Oriflame Pure Color LS Black Cherry ku itu. Tadinya cuma pengen beli yang Copenhagen aja karena kalau diliat pas banget si Black Cherry yang jadi base-nya trus topcoat-nya aku kasih si Copenhagen ini. Tapi yaahh apa daya lah kalau ternyata si Transylvania pake dadah-dadah segala minta dibeli juga. *guilty pleasure*

THE PACKAGING : Kemasan SMLC ini hadir dengan bentuk botol. Karena SMLC bentuknya cream, jadi lebih higienis aja menurutku dengan bentuk kemasan seperti ini. Ga bakal deg-degan ngeri patah atau meleleh layaknya lipstik dengan bentuk batangan. Jadi pas banget buat travelling atau hanya sekedar dimasukin ke cosmetic pouch harian kamu. Di kemasan juga tercantum informasi dari komposisi produk, kode produk dan banyaknya isi produk. Di bawah botol juga ada stiker informasi kode dan nama produk.

THE APPLICATOR : Karena bentuknya cream, maka lipstik ini hadir dengan aplikator doe-foot standar. Aplikator ini sebenernya kurang oke kalau menurutku. Lipstik cream pasti setidaknya membutuhkan attention ketika proses aplikasi. Apalagi warna yang aku pilih adalah warna dark-bold color. Warna-warna seperti inilah yang benar-benar membutuhkan proses pengaplikasian yang detil, lebih detil dari aplikasi bright color lipstick macem merah atau orange-red. Sebelum dua warna ini, aku juga uda pernah beli yang warna Milan dan Antwerp, untuk warna-warna harian seperti itu aku rasa ga masalah dengan aplikator seperti ini. Well, even so, bisa diakali dengan pemakaian lip brush dan concealer untuk hasil akhir yang perfect.

THE SCENT : Nah ini nih yang aku suka dari NYX SMLC, ampuuunn wanginya tuh wangi vanilla! Jadi kalau dicium langsung dari botolnya atau kuasnya, itu berasa banget kayak lagi nyium adonan kue dan berasa pengen jilat… Hehehehe… Tapi kalau uda diaplikasikan di bibir sih uda ga gitu berasa lagi tu wanginya.

THE TEXTURE : Sesuai dengan namanya, maka tektur dari lipstik ini adalah cream. Proses aplikasinya meluncurrrr dengan sempurna. Tapi karena ini hasilnya adalah matte, bagi bibir kering diharapkan lip scrubbing dan aplikasi lipbalm dulu ya. Lipstik ini potensial menampakkan garis-garis halus serta kerutan di bibir, namun karena ini soft-matte maka ga bikin begitu kering sih. Tetep berasa halus dan kayaknya punya bibir satin gitu. Hihihi..

THE COLOR & PIGMENTATION : Warnanya pigmented banget untuk harga yang ga sampai dari US$10. Untuk lipstik sekelas harganya, ini tergolong lipstik dengan pigmentasi yang oke punya. Warnanya mudah di build-up asal ditunggu dulu agar sedikit lebih kering, baru diaplikasiin lagi. Untuk Transylvania, warnanya ungu gelap. Kesan Vampy Look-nya dapet banget. Tapi aku menemukan bahwa butuh beberapa layers untuk menciptakan hasil warna yang rata, memang butuh smooth lips untuk pemakaian Transylvania ini. Sedangkan untuk Copenhagen, warnanya sedikit lebih gelap dari Black Cherry, asumsiku tetap ada hint warna ungu dan sedikit coklat ya. Untuk Copenhagen sendiri, proses pengaplikasiannya lebih mudah ketimbang Transylvania, sekali sweep uda bisa dapet warna yang dimau.

THE STAYING POWER : Ketahanan warna lipcream ini lumayan juga. Mungkin karena sifatnya matte, di aku bisa tahan up to 6-7 hours and more tanpa makan dan minum. Kalau dipakai makan dan minum juga sekitar 4-5 jam-an lah atau kurang kalau pas lagi heavy meal. Karena produk ini jatohnya soft-matte jadi dia masih transferring.

Starts with Bare Lips
Bare Lips

NYX SMLC Copenhagen applied (in natural light)

NYX Copenhagen
NYX Copenhagen

NYX SMLC Transylvania applied (in natural light)

NYX Transylvania
NYX Transylvania

I assume that this could be by the angle and lighting that made the color turned out to be more reddish than purplish in which it should be like the hand swatch above.
_____________________

FINAL VERDICT : Untuk Oriflame Pure Color Lipstick, seperti kita tahu bahwa beberapa produk dekoratif dari merk Oriflame ini memang tidak memiliki pigmentasi yang kuat sehingga bila memilih produk lipstik dengan warna cetar pun ga akan memberikan efek yang cetar juga. Hal ini tidak serta merta membuat produk dekoratif Oriflame dianggap tidak bagus. Hanya saja tergantung preference masing-masing orang. Kalau opini aku produk dekoratif Oriflame sangat cocok untuk orang yang memang sedang tahap coba-coba atau eksperimen terhadap make-up atau memang untuk kamu yang ingin variasi warna yang lebih banyak namun tetap wearable di siang hari, karena bikin kita ga takut merasa menor atau ketebalan dengan warna-warna yang lumayan terlihat cetar. Untuk kalian yang memang mengharapkan lebih terhadap sebuah pigmentasi, produk Pure Color dari Oriflame tidak bisa diandalkan. Saran aku bisa coba pilih produk Giordani Gold atau More By Demi. Tingkat pigmentasi-nya lebih baik dan lebih bagus.

Untuk NYX Soft Matte Lip Cream (NYX SMLC) dari sejak pertama coba produk ini aku emang uda suka banget. Gimana ga? Seperti yang kita tahu emang produk-produk NYX ini mayoritas jadi DUPE-nya MAC dengan harga yang jauuuuuhhh di bawah produk MAC. Aku inget dulu, merk ini adalah merk pertama dari luar negeri yang aku beli sendiri lhooo. Itu jauh sebelum aku kenal yang namanya make up brands. Jaman kuliah sekitar 2005-2006 kalau ga salah, saat itu aku beli NYX Round Lipgloss dengan PO di salah satu OLShop. Hehehe. So far aku ga pernah kecewa pake produk NYX. Malah akhir-akhir ini jadi selalu nyari-nyari apa yang mesti aku beli lagi. Wakakakaka. Enaknya NYX SMLC ini karena bentuknya cream, ga terlalu bikin kering buatku. Biasanya di bibirku, produk matte tuh selalu keliatan chalky, flaky dan uneven bahkan at the of the end of day selalu menghasilkan sebuah BIG CHUNK di bibir walau sudah coba lipscrub dulu sebelum aplikasi. Pengalaman ini aku dapat dari menggunakan produk Make Up Forever Aqua Rouge Lipstick, hard to control. Bahkan sekarang itu produk jadi yaaa bisa dibilang nganggur deh di train case, padahal belinya perjuangan bangetttt, hahaha. Tapi gak untuk NYX SMLC ini, glides on smoothly, gampang dikendalikan dan mudah juga untuk dibersihkan. Sekarang karena makin banyak varian warnanya, aku lagi incer yang warna Athens, Zurich dan Cannes. Next purchase maybe? I’ll let you know! Tapiii yang aku sayangkan adalah untuk warna dark bold macem Transyvania dan Copenhagen ini, penggunaan doe-foot menurut aku agak tricky. You know, dark bold lips are so much harder in application than red/bright bold lips are. Untuk aplikasi kedua warna ini, selalu aku gunakan Oriflame Wonder Colour lip liner warna Dark Plum sebelum lipstiknya aku oles ke bibir.

Nah, sebagai bonus, eike tambahin ya boookkk #POTD dari look hasil pemakaian lipstik-lipstik di atas. Hihihi.. Enjoy!

Red Vampy Lips

transyl Applied

Well, it’s a WRAP! Thanks for reading ya.. Once more, sorry for my hiatus. You can read my apology here.

Keep reading and be beautiful, fellas!

XO – Revenian!

  1. Plum Ninneta Jacobus

    Wahhh… Oriflame semakin bagus yah…
    My mom actually build the company and made the business plan. 🙂
    Senang lihat sudah semakin maju.

    Lipsticknya keren banget warnanya…

    Mampir ke blog ku yah. Ada postingan tutorial baru menggunakan warna paling hits tahun ini.
    Ditungguuuu….

    -MissPlum-

Leave a Reply