[Update With Me] 34W with BPJS

posted in: Uncategorized | 0

Hello Invaders,

Long time no see. Ga berasa banget tri semester ketiga ini sudah memasuki minggu ke 34. Yang artinya, sebentar lagi, insya Allah aku akan melahirkan. Di masa-masa kehamilan minggu ke 34 ini, aku share tentang pengalaman-pengalamanku selama aku tidak menulis blog sejak update with me yang terakhir.

Jadi, berhubung sekarang asuransi suami sudah diganti dengan menggunakan BPJS karena ada aturan dari pemerintah, alhasil kami pun juga mau ga mau ya jadi ngikut “nurut” dengan segala prosedur yang ada dalam BPJS. Termasuk harus ganti praktisi medis dalam kebidanan dan juga lokasi pemeriksaan karena RS tempat aku biasa kontrol kehamilan tidak bekerja sama dengan BPJS. Ya, karena sayang juga kan, diberi fasilitas tapi gak digunakan…

Kami sepakat memilih faskes tingkat 1 di klinik umum yang jarak tempuhnya harus memakan waktu 20menit via motor daripada puskesmas yang sekali muncrat bensin terus sampe. Hehehehe. Pertimbangannya karena itu adalah klinik, tempatnya masih terjangkau sekali, dengan waktu operasional hingga Sabtu sore, dan lumayan lengkap (ada poli gigi juga).

Selama menggunakan fasilitas BPJS, aku diperiksa oleh ibu Bidan yang bernama ibu Cicih. Sepertinya beliau ini pegawai pemerintah karena pernah sekali waktu datang praktek dengan menggunakan seragam khas coklat-coklat ke klinik. Ibu Cicih ini ternyata orangnya komunikatif sekali. Di sesi konseling pun beliau sangat aktif, menjelaskan hal-hal baru yang tadinya saya tidak tahu. Seperti harus suntik vaksin tetanus.

NIh, klinik yang aku datangi

Lalu berlanjut pada hari dimana aku tiba-tiba flek, dikit banget sih emang tapi tetep aja perlu waspada. Itu sudah masuk minggu ke 35 kalau ga salah dan disarankan untuk kontrol USG mandiri (tanpa BPJS, karena ibu hamil yang kontrol dengan menggunakan BPJS baru bisa dirujuk ke dokter SpOG di faskes tingkat 2 bila sudah memasuki minggu ke 37) dengan dokter SpOG yang biasanya untuk melihat kondisi janin dan plasenta. Alhamdulillah ketika aku cek USG, debaynya sehat dengan posisi kepala bayi sudah di bawah (tapi belum masuk panggul) dan posisi plasenta pun berada di belakang janin (bukan plasenta previa). Kata dokter SpOG, hanya kecapean aja. Apalagi emang fleknya sih hanya 1 hari itu dan hanya paginya saja.

Setelah itu, pada minggu ke 37 pun aku sudah dirujuk ke RS di faskes tingkat 2. Ada di daerah Bekasi deh tempatnya. Bertemu dgn dr. Rahayu. Di sini, dilakukan juga pemeriksaan USG dan ternyata, perhitungan dr. Rahayu selisih 1 minggu lebih lambat dari perhitungan dr. Suharwan (dokter SpOG yang biasanya menanganiku). Menurut dr. Rahayu, kandunganku berusia sekitar 36W dan Alhamdulillah juga posisi, detak jantung serta kondisi janin pun bagus. Tapi berat badan janin masih perlu ditingkatkan karena masih 2500gr dan masih berada di batas ambang minimum. Lalu, ketika tiba pada sesi konsultasi, dr. Rahayu merujuk ke dr. Spesialis Mata (SpM) setelah tahu kalau aku berminus tinggi. Hal ini untuk mengetahui apakah aku harus melahirkan secara normal atau dengan SC. Benar-benar, ini dokter sangat pro normal! Berbeda dengan dr. Suharwan yang begitu tahu aku berminus tinggi dia langsung memintaku mempersiapkan fisik, mental dan finansial untuk melahirkan secara SC. Sampai di sini, aku putuskan untuk memulai penghitungan usia kandungan sesuai dengan penghitungan dr. Rahayu, yaitu 36W.

Dan berhubung ini sudah mendekati waktu Idul Fitri, maka aku langsung dijadwalkan untuk bertemu dengan dr. SpM di RS yang sama pada tanggal 23 Juli 2015 depan. Jadi kata dr. Rahayu, semua harus diputuskan menurut keterangan dari dr. SpM. Akhirnya kami pun mengurus jadwal pemeriksaan dengan dr. SpM di lobby. Untuk lebih jelasnya tentang pengalamanku bertemu dr. SpM, tunggu di post berikutnya ya…

Nah, berhubung lusa sudah Hari Raya Idul Fitri, maka ijinkan aku dan suamiku mengucapkan:

Taqabalallahu Minna Wa Minkum..
Maafkan Lahir dan Bathin.

Jangan lupa ya pakai baju baru, sepatu baru, celana baru, dan muka baru… eh, maksudnya hati yang baru, yang bersih, yang senantiasa dimulai dari nol ya.. Hihihi.. Jangan lupa kirim-kirim kue nastar dan snack lainnya…

xoxo~~
Fia Revenian

Leave a Reply