The Brow Game: Your Brows are your ID!

posted in: Uncategorized | 4

Hihihi,, ini nih, yang lagi heboh banget dari 2014. Kayaknya sejak produk buat brow grooming lagi merebak di pasaran sejak salah satu merk make up dari Amerika mengeluarkan produk brow pomade, perhatian terhadap alis selalu jadi hal utama. Sampai ada ungkapan “I make brow contact before eye contact” atau mungkin “It’s not you, but your brows!”. Yang lucu sampe ada meme dengan bahasa Indonesia “Pantang pergi sebelum alis jadi”. Nah yang terakhir itu kayaknya aku banget deh.

Iya, emang gak dipungkiri lagi sih yang namanya alis tuh sekarang jadi tuntutan make up yang paling harus deh pokoknya. Kalau jaman dulu alis dibentuk tipis sampe setipis benang (bahkan dicukur habis waktu jamannya Monalisa), sekarang alis yang jadi favorit itu alis lurus ala Korea atau alis yang tebal. Saking tebalnya, saking kepingin banget jadi tebal, alih-alih menyerupai Cara Delevigne, malah jadi alis Shin chan. Nah yang ini sampe ada ungkapan baru yang muncul: Instagram Brows alias Alis Instagram.

Nah sebelum bertindak lebih jauh lagi untuk memperbaiki atau mempercantik alis kamu, mungkin ada baiknya simak dulu ulasan aku tentang seputar alis di bawah ini:

1. Kulit Sensitif di Sekitar Alis

Buat kalian yang demen banget mencabut alis ataupun waxing alis, kulit memerah setelah melakukan tindakan tersebut pasti sering terjadi. Ini karena kulit di sekitar alis yang tumbuh itu sensitif dan gampang teriritasi. Nah, jika kamu merasa perlu melakukan tindakan mencabut alis atau waxing alis untuk kepentingan tertentu, aku saranin deh buat melakukannya jauh-jauh hari sebelum kamu “beredar” Hehehe. Karena kulit yang kemerahan pertanda iritasi tersebut akan membutuhkan waktu untuk pulih.

2. Alis sebagai Pelindung Mata

Tuhan sudah menciptakan kita, para manusia, sedemikian rupa hingga sempurna. Termasuk alis kita juga. Nah, alis yang tercipta di wajah kita itu pasti ada tujuannya kan? Ga mungkin asal “nangkring” gitu aja di wajah. Salah satu fungsinya untuk melindungi mata dari keringat, hujan maupun hal lain dari mengalir masuk ke mata. Sebelum kamu mencukur atau mencabutnya menjadi terlalu tipis, ada baiknya pikirkan hal ini dulu.

3. Eyebrows Extension

Selama ini yang kita kenal adalah eyelash extension atau tanam bulu mata. Tanam di sini maksudnya adalah menggunakan helaian bulu mata sintetis atau asli yang direkatkan dengan lem khusus. Nah, metode yang sama juga diaplikasikan pada alis, karena sekarang ini ada juga yang namanya tanam bulu alis. Tindakan tanam bulu alis ini hasilnya bisa bertahan selama kurang lebih 2 minggu.

4. Alis Menipis Seiring Waktu

Seperti layaknya rambut kita, seiring waktu dan usia pun maka lama-kelamaan akan menipis. Selain itu, alis yang menipis bisa juga dipengaruhi oleh hormon, perawatan medis/obat-obatan, dan kekurangan nutrisi. Namun hal ini bisa diperbaiki dengan serangkaian tindakan: menggunakan cara eyebrows extension atau melakukan serangkaian operasi plastik.

5. Alis = Pengenalan Wajah

Nah ini nih, alis itu digunakan untuk pengenalan wajah juga lho! Aku menemukan sebuah artikel tentang penelitian yang dilakukan oleh MIT behavioral neuroscientist, Javid Sadr dan koleganya tentang kegunaan alis yang sebenarnya*). Dalam penelitiannya itu, mereka menggunakan gambar dua orang selebritis terkenal untuk diuji pengenalan wajahnya jika ditampilkan dengan tanpa alis dan tanpa mata. Hasilnya, 60% subyek penelitian bisa mengenali gambar tersebut jika tanpa mata dan sebanyak 46%nya bisa mengenali gambar tersebut jika tanpa alis. Artinya, alis itu merupakan cerminan diri kita atau mungkin bisa aku bilang sebagai identitas kita. Karena walaupun kamu menggunakan kacamata gelap atau mungkin melakukan operasi plastik di berbagai bagian wajah lainnya, orang lain masih bisa mengenali diri kita lewat alis. Namun berbeda halnya jika kamu mencukur habis atau merombak bentuk alis secara drastis, kemungkinannya akan kecil untuk dikenali orang lain dari pandangan pertama.

Brow Application
6. Bentuk Alis

Nah ini nih biasanya yang paling susah dalam menentukan. Faktor yang harus diperhatikan dalam membentuk alis adalah bentuk wajah. Jika kamu berwajah bulat, maka bentuk alis yang memiliki arch atau lengkungan yang dramatis bisa membantu menyeimbangkan bentuk wajah kamu. Sebaliknya, jika wajah kamu berbentuk hati atau sedikit kotak, maka alis dengan lengkungan yang lembut bisa menetralkan bentuk tegas dari wajah kamu.

7. Mewarnai Alis

Siapa bilang cuma rambut kepala aja yang bisa diwarnai? Sekarang ini bahkan alis pun bisa diwarnai atau di bleaching. Untuk hal ini sepertinya belum populer ya di Indonesia? Tapi kalau aku sering lihat video make up artist luar negeri di Youtube, hal ini sepertinya sudah lumrah terjadi. Asal harus melalui prosedur dengan tangan yang sudah ahli ya.

8. Temukan Cara Yang Sesuai Untuk Memperbaiki Alismu

Sekarang ini, mencabut alis dengan pinset mungkin sudah kehilangan pamornya. Meskipun cara tersebut merupakan cara yang paling mudah dan paling murah karena bisa dikerjakan di rumah. Namun ada metode baru untuk bisa memperbaiki bentuk alismu. Yaitu waxing dan sulam alis. Ini merupakan metode yang populer pada saat ini. Sekarang tinggal menentukan mana yang kira-kira cocok untuk diri kamu.

Nah, demikian 8 point yang aku temukan dalam memenangkan Brow Game kamu! Hihihi. Selamat bermain!

(*) http://bit.ly/1DBRiLq

XOXO~~^^

4 Responses

    • Alfia Widati

      Hihihi sama say, aku juga kalau bikin alis suka beda sebelah. Yang jelas lebih naik yang sebelah kiri. Jadi aku akalin kalau bikin yang kiri dulu, baru yg kanan. ๐Ÿ˜€ thanks sudah mampir yaaaa…

  1. sariwidiarti

    aku klo pakai pensil alis butuh perjuangan… suka gak sama gitu ๐Ÿ˜€

    • Alfia Widati

      Kalau aku gambar alis sih kadang pake pensil alis buat sehari-hari. Tapi kalau special occasion sukanya pake eyeliner gel warna coklat. Thanks sudah mampir yaa. ๐Ÿ˜€

Leave a Reply