The Bath Box Sabun Dari Kambing Yang Tak Berbohong

posted in: SKIN DEEP | 1

The Bath Box – Kambing memang bisa jujur? Bahkan bicara pun tak bisa! Hahaha, kira-kira begitulah reaksi aku ketika membaca tagline dari sabunnya The Bath Box (TBB) ini: Goats Don’t Lie. Penamaannya tergolong unik buat aku karena selain memang produknya unik, aku pun merasa lega bisa memberikan yang terbaik untuk kulit badan aku.

Seperti yang teman-teman pembaca Fiarevenian Beauty Blog ini sudah ketahui, kulit wajah aku memang berminyak. Namun, sangat berbeda dengan kulit badanku karena dalam kondisi kering. Sudah banyak sekali sabun-sabun di pasaran (over the counter) yang sudah aku coba dan tidak ada yang benar-benar bisa membuat rasa kering hingga menjadi gatal ini berkurang. Makanya, body oil itu juga jadi sahabat aku banget karena sungguhlah body lotion itu bukan apa-apa kandungan lembabnya untuk kulitku.

THE BATH BOX
Goats Don’t Lie – Geranium

goats-dont-lie-fiarevenian

TBB merupakan sebuah merek asli Indonesia yang hadir sejak September 2013. Produk-produknya TBB sekarang sudah beragam, mulai dari facial scrub, face oil, hingga lip cream. Namun, inspirasi yang datang dalam mendirikan TBB justru hadir ketika sang pemilik merek tersebut merasakan bahwa kondisi kulitnya menjadi lebih baik dengan menggunakan perawatan kulit badan berbahan dasar susu kambing. Oleh karena itulah Goats Don’t Lie menjadi produk yang bisa diandalkan.

Berdasarkan hal itu, aku jadi tertarik ingin mencoba Goats Don’t Lie ini. Sementara ini, hasil aku baca-baca dari Google, kulit tubuh aku mengalami yang namanya xerosis. Sebetulnya xerosis ini bukan suatu penyakit juga sih, tapi sebuah keadaan dimana kulit menjadi kering. Xerosis ini umum terjadi, terutama jika tinggal di area yang bersuhu rendah, kelembaban rendah, mandi dengan menggunakan sabun berbahan keras, kurang asupan air minum, berusia lanjut, ataupun sering mandi dengan air panas. Meskipun xerosis bukanlah suatu penyakit, namun keberadaannya bisa saja menimbulkan komplikasi jika tidak ditindaklanjuti. Penggunaan pelembab biasanya jadi penolong.

goats-dont-lie-fiarevenian

Sehubungan dengan itu, aku berinisiatif untuk mengganti sabun harianku, karena hal yang paling aku rasakan bahwa kulit aku memang sangat kering adalah ketika aku selesai mandi. Setiap selesai mandi, pasti kulit badan aku rasanya seperti tertarik. Apalagi memang setiap hari aku tidur dengan menggunakan AC. Kadang jadi sampai garuk-garuk kaya monyet. Aku pun mencari-cari sabun dengan kandungan kimia yang alami dan dengan harga yang masih masuk kantong aku. Goats Don’t Lie akhirnya menjadi pilihan.

Bentuk kemasannya tidak biasa karena berbentuk kubus dari plastik transparan dan dengan aplikator pompa. Kemasan yang aku beli ini adalah ukuran 300ml. Ada juga sih yang ukuran lebih besar dari ini, kalau tidak salah 2x dari ukuran yang aku beli. Stiker kemasan produknya juga dibuat unik, kalau dari depan terlihat seperti The Bath Box GDL padahal kepanjangan dari GDL diterusin ke sampingnya. Kemudian di bagian belakang kemasan, terdapat informasi tentang produk dan juga tanggal kadaluarsa. Walaupun TBB GDL ini adalah merek lokal, tapi tenang saja karena ternyata sudah memiliki nomor BPOM jadi sudah aman untuk digunakan.

goats-dont-lie-fiarevenian

Bicara soal tekstur, sabun ini menurut aku sangat berbeda daripada sabun biasa yang dijual di pasaran, karena sangat cair sekali. Bahkan warnanya pun cokelat. Aku pikir, karena sabun ini mengandung susu, ya jadinya bakal berwarna putih gitu, kan? Pokoknya aku masih kepikiran kalau sabun ini akan seperti sabun-sabun umumnya.

Selain dari teksturnya yang sangat cair tersebut sehingga membedakan dari sabun biasa, untuk busanya aku bilang ini sangat-sangat minim. Tetap masih ada busanya, tapi busanya cepat hilang gitu. Buat teman-teman yang belum terbiasa dengan sabun tipe seperti ini, pasti akan merasa kalau mandinya tidak bersih. Soalnya kita kan setiap hari selalu dicekokin anggapan bahwa mandi dengan menggunakan sabun berbusa banyak itu sama dengan bersih. Hehehehe. Tapi bukan berarti, sabun ini tidak bisa memberi busa banyak. Percobaan aku mandi dengan bath loofah, sabun ini bisa juga kok memberikan busa yang lebih banyak daripada tidak menggunakan bath loofah. Hanya saja, tetap level busanya masih lebih sedikit dari sabun biasa yang umum dijual.

goats-dont-lie-fiarevenian

KESIMPULAN

Setelah menghabiskan satu botol sabun The Bath Box Goats Don’t Lie varian Geranium ini, aku bisa bilang kalau sebetulnya punya mixed feelings, sih. Pertama, sampai sabun ini habis satu botol pun, perasaan kalau mandi kurang bersih karena busanya yang sedikit itu masih nempel aja. Jadi kadang dalam sehari, aku suka campur mandinya dengan sabun biasa, misalnya pagi pakai sabun ini dan sore pakai sabun lain. Selain itu, karena mindset ini lah, sabun ini jadi berasa cepat habis karena aku pakainya jadi banyak-banyak demi menghasilkan busa. Such a waste, actually.

Hal lainnya, wanginya itu adalah wangi Geranium. Untuk yang suka wangi natural seperti ini, rasanya sangat cocok buat kamu Kalau aku, biasa saja sih. Wanginya tidak kuat juga dan ketika sudah selesai mandi ya berangsur-angsur menghilang. Sebelumnya aku pernah coba juga yang varian original alias tidak mengandung wewangian sama sekali. Cuma, berhubung hidung aku super sensitif dengan bebauan, tetap saja ada baunya. Huehehe.

goats-dont-lie-fiarevenian

Lalu, untuk manfaatnya ke kulit, alhamdulillah, kulit aku tidak sekering sewaktu aku mandi menggunakan sabun yang biasanya aku pakai. Meski tetap setelah mandi pun aku harus menggunakan body cream ataupun body oil agar kelembabannya terjaga. Tapi kalau sampai yang membuat perbedaan signifikan sih aku bilang tidak terlalu. Menurut beberapa review, terutama reviewnya Icil alias Lizzie Parra, dia sempat bilang kalau eksimnya sih berkurang dan berangsur sembuh dengan rutin menggunakan sabun ini. Jadi, setiap orang bisa saja memiliki hasil yang berbeda ya.

Hal terakhir yang bisa menjadi pertimbangan kamu dalam membeli produk ini adalah di harga. Untuk botol segini, harganya sekitar Rp120,000-an. Dalam satu botol, bisa digunakan untuk mandi dalam sebulan. Di kasusku, ini bisa sebulan lebih sedikit karena penggunaannya aku barengi dengan penggunaan sabun lain seperti yang sudah aku ceritakan di atas. Menurut aku, harganya cukup lumayan yah jika dibandingkan dengan sabun over-the-counter yang kemasan satu liter saja ada yang cuma dihargai Rp50,000-an. Tapi misalkan sabun ini memang bekerja sangat baik untuk permasalahan kulit kamu seperti kasusnya Lizzie Parra yang aku ceritakan sedikit di atas, sepertinya ini akan jadi alternatif yang lebih murah daripada harus bolak-balik ke dokter. Intinya, pendapatku terhadap sabun ini adalah 50:50, alias biasa saja. Hehehe.

Mungkin teman-teman punya sabun mandi andalan juga? Atau malah pernah mencoba The Bath Box Goats Don’t Lie ini?? Apapun itu, kolom komentar tersedia buat kita diskusi lho!

goats-dont-lie-fiarevenian

  1. irene widya

    pas gw baca diatas2 gw kepikrian pengen nyoba. pas sampe bawah kok liat harga ciut nyali gw wakakakaka. balik oilum sm QV ajalah 😀 #kbbvmember

Leave a Reply