[REVIEW] * DERMALUZ – Serum Acne Exfoliating

posted in: Uncategorized | 6

Good day, Beauty Invaders!

Aku mau bahas tentang produk perawatan kulit kali ini. Kebetulan ini adalah produk baru Indonesia loh… Hihihi.. Yuk, buat kamu yang langganan jerawat silahkan dibaca yah!

DERMALUZ – Serum Acne Exfoliating

Serum inovasi baru dengan formula ringan dapat mengurangi dan mecegah jerawat, diperkaya dengan vitamin C, Alpha Glucose dan ekstrak Chamomile untuk melembabkan kulit wajah. Kulit akan terlihat canik tanpa kusam dan bebas jerawat.

~ KEMASAN ~

Kemasannya cukup sederhasan dengan mayoritas warna hitam sehingga tampilannya sangat unisex alias ga feminin ataupun maskulin. Jadi buat para lelekong yang emang mau pake ini produk ga perlu takut kalau kemasannya mungkin terlalu unyu. Hehehe.

Serum ini isinya 15ml di dalam botol plastik yang cukup mudah untuk dibawa kemana saja karena travel friendly. Tentu saja, maksudnya travel friendly di sini sudah pasti botolnya menggunakan pompa. Jadi praktis deh!

Nah, bicara tentang pompa; jadi gini, aku merasa bahwa pompanya sedikit keras jika ditekan. Waktu pertama kali coba, ternyata produk yang dikeluarkan setelah satu pompa kuantitasnya terlalu banyak untukku. Jadi aku hanya butuh setengah pompa aja. Cuma ya itu, karena agak sedikit keras, setengah pompa pun kadang jadi “kepleset” ngeluarin satu pompa. Hehehe.

~ TEKSTUR dan KOMPOSISI PRODUK ~

Teksturnya enakeun, berupa gel yang cenderung cair tanpa berbau. Ini salah satu poin plus dari aku karena aku sendiri agak kurang suka dengan produk wajah yang memiliki wewangian. Cuma butuh setengah pompa loh untuk bisa digunakan ke seluruh wajah, tapi kalau mau sampe leher butuh hingga satu kali pompa. Mungkin karena bentuknya berupa gel, serum ini sedikit membutuhkan waktu untuk bisa meyerap ke dalam kulit. Ketika sudah diaplikasikan sedikit meninggalkan kesan lengket di kulit. Tapi buatku ga masalah karena penggunaan serum ini adalah untuk malam hari, sesuai petunjuknya.

Cara pakainya: Serum digunakan setelah wajah dibersihkan. Tuangkan sedikit Serum Acne Exfoliating ke telapak tangan lalu sapukan ke bagian wajah yang berjerawat atau ke seluruh wajah. Biarkan hingga pagi hari lalu bilas dengan air hingga bersih.

Untuk komposisinya, berikut aku sertakan yah. Aku sendiri tidak memiliki kompetensi di bidang komposisi dalam produk kosmetik, tapi kan ga semua orang bisa cocok terhadap produk baru, jadi buat kamu yang merasa ingin mencoba produk ini, silahkan dibaca dengan seksama.

Aqua, Glycerine, Butylene Glycol, Ethyl Ascorbic Acid, PPG-20, Methyl Glucose Ether, Trehalose, Salicylic Acid, Chamomilla Recutita (Matricaria) Flower Extract, Hydroxyethylcellulose, Amylopectin, Dipotassium Glycyrrhizinate, Dextrin, Xanthan Gum, DMDM Hydantoin, Allantoin, Triethanolamine, Disodium EDTA, Phenoxyethanol.

~ ULASAN ~

Alright, karena ini adalah produk perawatan wajah dan bukanlah make up, jadi mari kita langsung aja ke bagian kesimpulannya yah.

Aku menerima produk ini sekitar tanggal 12 atau 13 Agustus 2016 lalu, dan baru aku pakai pada tanggal 15 Agustus 2016. Kebetulan memang serumku sudah habis sih jadi sudah beberapa hari tidak pakai serum. Anggap saja itu sebagai waktu “istirahat” kulitku sebelum menggunakan produk baru.

Tanggal 15 Agustus aku menggunakannya hanya pada malam hari ke seluruh wajah hingga leher seperti yang aku lakukan pada serum sebelumnya tanpa menggunakan krim malam. Soalnya, di kemasan pun dikatakan penggunakannya hanya malam hari saja, sehingga aku berkesimpulan bahwa serum ini memang hanya untuk malam hari. Jadi, karena di kemasan produk penjelasannya ini serum digunakan secara tunggal (single use) tanpa perlu dilapisi krim malam, ya jadi aku ikutin deh. Hasilnya pada keesokan harinya (16 Agustus 2016) adalah, mukaku full berminyak sekali. Lebih berminyak dari pada biasanya. Selain itu, setelah aku mencuci muka dengan facial foam biasa, ketika dibilas rasanya daki-daki muka tuh keluar pada saat aku mengusap muka. Menurutku ini bisa saja hasil dari pemakaian pertama ditambah belum ada perubahan terhadap jerawatku, masih seperti aku belum menggunakan serum ini. Tapi pada malam kedua atau hari pertama/Day 1 (16 Agustus 2016), aku coba menggunakannya lagi dengan cara yang sama dan berakhir pula pada hasil yang sama pada keesokan harinya (17 Agustus 2016, pagi) tapi dengan tambahan jerawatku kok semakin memerah dan bagian tengahnya kelihatan, padahal jerawat ini sudah aku miliki sekitar hampir sebulanan dan dia itu gak bener-bener hilang karena juga bentuknya segitu-segitu aja. Ga keluar-keluar si “biji” jerawatnya.

Pemakaian malam ketiga/hari kedua (17 Agustus 2016) aku akali dengan hanya menggunakannya pada area T dengan fokus di dahi (ladang favorit si para jerawat) karena aku merasa tidak nyaman dengan kondisi muka yang sangat berminyak pada pagi harinya jika serum ini aku gunakan pada seluruh muka. Untuk area pipi dan leher, aku hanya menggunakan krim malam saja. Hasilnya pada keesokan harinya/hari ketiga (18 Agustus 2016), mukaku sudah tidak terlalu berminyak. Kalau area T sih memang sudah setiap saat selalu berminyak, jadi sudah biasa. Pada hari ini hasilnya tetap sama dengan sebelumnya.

Perubahan tidak terlalu kelihatan sampai kira-kira seminggu kemudian. Lalu pada 24 Agustus 2016 (hari ke-9), jerawatku mulai menunjukkan tanda mau kering dengan posisi si “biji” jerawat ini sudah kelihatan banget dan kemerahannya sudah ga ada. Wah, kalau dalam posisi ini aku harus lebih hati-hati karena suka tiba-tiba jadi pop-out kalau aku lagi cuci muka dan mengeringkannya dengan handuk. Kalau sudah gitu ya tinggal hadepin aja itu darah yang keluar. Itu sih yang paling malesin. Hehehe. Tapi ternyata keluar jerawat kecil di pojokan atas sono noh (di atas jerawat utama ini). Jadi bisa disimpulkan bahwa serum ini ternyata mengeluarkan semua yang terpendam!

Pada hari ke 14 (31 Agustus 2016), perubahannya yang terjadi adalah jerawat utamaku mengempis. Drastis! Nah jerawat kecil yang pada foto ketiga muncul sudah tidak ada dan tidak berbekas. Sedangkan jerawat yang pas banget di atasnya jerawat utama ini juga mengempis tapi sayang aku kelupaan foto pas dia baru nongol, jadi di foto ini cuma ada bekasnya saja. Jadi intinya dalam seminggu terakhir ini, selain jerawat utama yang mengempis, muncul juga jerawat kecil baru dan langsung mengempis juga. Ditambah, kemerahan pada area dahi ini sudah jauh banyak berkurang dari sebelum menggunakan serum.

~ KESIMPULAN ~

Secara keseluruhan, serum ini termasuk OK untuk kategori produk lokal. Memang yang dihasilkan tidak langsung cetar, tapi itulah seninya merawat wajah kan?

Hal-hal yang aku rasakan adalah:

  • Membuat jerawat cepat kering (+)
  • Mengeluarkan jerawat yang terpendam (+)
  • Tidak membuat wajah jadi kering (+)
  • Tidak ada proses pengelupasan kulit drastis (+)
  • Tidak memiliki wewangian produk (+)
  • Kemasan  yang travel friendly (+)
  • Pompa kemasan menurut aku kurang nyaman (-), dan
  • Teksturnya membuat wajah semakin berminyak (-)

Menurut aku, kelihatannya kulitku masih membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk penyembuhan dan pemulihan dari jerawat. Aku yakin sebetulnya kita masih butuh jerawat, sebagai tanda kita ini manusia #hasek. Jadi, dengan kondisi kulit aku yang super berminyak dan pori-pori gede, aku ga muluk kok supaya kulitku bisa bener-bener bebas jerawat, yang penting jerawat ini datengnya kalem-kalem dan ga keroyokan. Pake permisi dulu gituh. Hehehee….

Alright, cukup sekian ulasan dari aku mengenai Dermaluz Serum Acne Exfoliating. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi nomor telepon 08122112406 (What’s App) atau ke @dermaluz (LINE@). Jangan lupa follow akun sosial media-nya di bawah ini yah..

instagram | twitter

6 Responses

  1. Heni Puspita

    Untuk remaja juga oke ya Mak? Sometimes ada remaja yg punya masalah kulit kyk sy dulu, jerawat, nyobain ini itu tp tetep aja ada merawatnya.

    • Alfia Widati

      Kalau menurut aku, produk perawatan wajah itu memang cocok-cocokan sih ya. Jadi ga bisa tahu kalau belum melewati masa trial and error.. Hehehe.

  2. rara febtarina

    oh begitu, baru tau ada produk ini kebetulan juga aku lagi mencari obat jerawat karena dahi ku lagi ada jerawat padahal aku mau wisuda, thankyou ya…

  3. Cyanophyta

    2 point yang jadi masalah aku sekarang terus serum ini bisa bantu buat ngeringin jerawat sama ngeluarin jerawat mendem T.T

    btw, salfok sama headernya kok lucu ka fiaaaaaa :’)

  4. Nadiya

    Bener banget, dia ngeluarin jerawat terpendam.
    Aku tuh tipe jerawatnya suka didalem kulit gitu alias terpendam :’)
    Jd serum ini cukup membantu, walaupun agak lama penyembuhannya :’)

Leave a Reply