[Collaboration] Middle East Fairy Tale Make Up

Hello, back again here.

Jadi kali ini aku memiliki kesempatan untuk bergabung dalam sebuah proyek dengan beberapa cewe-cewe IBB yang kece binti keren binti mantab binti cihuy lah. :D.. Tema yang diusung kali ini adalah Middle East, pas banget yeh lagi bulan Ramadhan juga…

Middle East Fairy Tale
Middle East Fairy Tale

Daya tarik di proyek ini adalah terdapat cerita yang mewakili dari make up masing-masing tokoh, dan tiap orang menjadi tokoh di dalam cerita. Biasa? Eits jangan salah… Dengan adanya proyek ini, para pembaca diajak untuk blog walking juga.. Karena apa? Karena cerita akan bersambung-bersambung.. Ga nanggung-nanggung, kamu akan diajak blog walking ke 12 beauty blog sekaligus untuk bisa mendapatkan cerita utuh! Gimana? Masih penasaran? Baca terus aja yaaa… Kebetulan aku dapat part 8, dan part 7 bisa kamu baca di sini

Middle East Make Up 1
Middle East Make Up 1

Di sini aku menjadi Dayang dari ibunda seorang putri yang bernama Jasmine. Sang Dayang ini berangan-angan untuk bisa mejadi seseorang yang memiliki tingkat sosial yang lebih tinggi. Mungkin setara bangsawan. Namun karena latar belakang keluarganya yang hanya sebagai rakyat biasa, menjadi dayang dari keluarga bangsawan pun sudah cukup baginya. Ditambah dia memiliki kepercayaan dari majikannya yang membuatnya mudah untuk bisa masuk ke lingkungan sosial para bangsawan tanpa harus bergelut dengan dramanya. Tapi ternyata, hidup sebagai dayang memiliki dilema karena di satu sisi dia ingin mewujudkan angannya, disamping dia harus tetap menunjukan kesetiaannya pada ibunda putri Jasmine.

Nah, sekarang yuk kita baca bareng-bareng cerita kelanjutan bagian 8:

Keesokan harinya, Putri Pakistan harap-harap cemas. Ia mondar-mandir di dalam kamarnya. Lalu pintu diketuk oleh seseorang. Ia membukanya dengan gugup. Putri Tan datang membawa secangkir teh hangat, ia ingin berbincang dengan Putri Pakistan. Putri Pakistan sedikit merasa heran, namun ia setuju untuk berbincang dengan Putri Tan. Putri Tan memulai dengan menanyakan sesuatu terlebih dahulu,

“Putri, semalam aku tidak bisa tidur, kemudian aku pergi berjalan-jalan di taman. Apakah kau tahu siapa yang kutemui?”

Putri Pakistan membatin dalam hati “Sial!! Dia tidak dikamarnya, usahaku gagal!”

Melihat Putri Pakistan terdiam, Putri Tan mengulangi pertanyaannya “Putri?? Apakah kau mendengarkanku?”

“Ah iya, tentu saja! Siapakah yang kau temui di taman?”, jawab Putri Tan.

“Aku bertemu dengan Pangeran, kami berbincang-bincang cukup lama. Aku senang sekali!”, cerita Putri Pakistan.

“Kau juga menyukai Pangeran?”, tanya Putri Tan tiba-tiba.

“Tidak, aku hanya senang berbincang dengannya,” kata Putri Pakistan.

Putri Tan berusaha menggali informasi “Kau pasti menyukainya bukan? Jujur saja!”

Putri Pakistan sejenak terdiam. “Aku juga ingin memiliki Pangeran”, tanpa sadar Putri Pakistan mengatakan hal tersebut.

“Memilikinya? Dengan cara apa?” tanya Putri Tan hati-hati.

“Tentu saja dengan memenangkan sayembara ini,” jawab Putri Pakistan.

“Hmmm… bagaimana jika bukan kau yang dipilih oleh Pangeran?”, tanya Putri Tan seketika.

“Itu tidak akan terjadi, aku akan berusaha keras agar Pangeran menjadi milikku!!”, tandas Putri Pakistan.

“Hmmm… Langkah apa saja yang sudah kau tempuh?” tanya Putri Tan.

“Apakah aku harus mengatakannya padamu?” Putri Pakistan mulai curiga karena menurutnya pertanyaan Putri Tan sudah terlalu jauh dari yang dia kira.

“Ya, jika kau ingin aku membantumu! Jika tidak, ya tidak apa! Kau sendiri yang nanti akan merugi”, pancing Putri Tan.

Putri Pakistan mulai berpikir, “Apakah Putri Tan bersungguh-sungguh? Ah tidak mungkin ia tidak menaruh hati kepada Pangeran. Aku bohongi saja dia..” Kemudian, “Sejujurnya, aku belum melakukan tindakan apapun..”

“Ohhh.. Baiklah! Tapi saranku, sebaiknya kau segera bergerak, sebelum Putri Jasmine mendahuluimu..”

“Jasmine tidak akan mendahuluiku! Aku yakin itu..”, tandas Putri Pakistan geram.

“Mengapa kau begitu yakin? Putri Jasmine didampingi oleh Ibundanya dan seorang penasehat, sedangkan kau hanya seorang diri..”, jelas Putri Tan. “Pikirkan yang kuusulkan tadi jika kau memang betul-betul ingin mendapatkan Pangeran. Aku mohon diri, sampai bertemu lagi.” Putri Tan keluar dari kamar Putri Pakistan. Putri Pakistan mulai memikirkan untuk mencari sekutu. Apakah langkah yang baik jika ia memutuskan untuk menjadikan Putri Tan sekutunya? Hal ini membuatnya bingung.

Ditempat berbeda, Pangeran sedang berbincang-bincang dengan Putri Jasmine. Putri Jasmine menunjukkan sikap yang manja, memeluk erat lengan Pangeran. Sambil senyum-senyum sendiri, ia memikirkan langkah selanjutnya. Senyumnya memudar saat ia berpapasan dengan Cleoputri. Ingin membuat saudarinya sakit hati, ia semakin erat memeluk lengan Pangeran. Cleoputri melihat yang dilakukan saudaranya itu, namun ia tidak berani menegakkan kepalanya. Ia takut pada Jasmine. Melihat raut wajah ketakukan dari Cleoputri membuat Pangeran penasaran. “Aku akan bertanya langsung pada Cleoputri nanti malam”, pikir Pangeran.

Middle East Make Up 2
Middle East Make Up 2

Lelah karena berkeliling istana membuat Putri Jasmine memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Ia ingin agar Pangeran yang mengantarnya dengan alasan ia sudah tidak kuat untuk berjalan sendirian. Pangeran menuruti keinginannya. Setelah mengantar Jasmine, Pangeran bergegas mencari Cleoputri. “Dimana dia berada?” tanya Pangeran dalam hati. Pangeran mencari di semua sudut istana, namun sosok sang Cleoputri tak kunjung dia temukan. Lalu ia ingat seseorang yang bisa membantunya. Ia bergegas ke kamar Putri Tan. Namun Putri Tan juga tidak ada di kamarnya. “Hmmm.. Apa Cleoputri pergi dengan Putri Tan? Lantas, kemana mereka berdua?” dan Pangeran pun makin merasa dia harus segera menemukan Cleoputri. Seorang abdi istana kemudian mengatakan kedua putri sedang bersama Ratu di tempat penyimpanan benda-benda pusaka. “Hmmm.. Untuk apa mereka kesana?”, tanya Pangeran dalam hati. Lalu, “segera antarkan aku kesana”, perintah Pangeran kepada abdi istana. “Baik, Yang Mulia”, turut sang abdi istana.

Middle East Make Up 3
Middle East Make Up 3

Di ruang benda-benda pusaka, Ratu sedang menjelaskan benda yang berada di dalam ruangan itu. Putri Tan lalu menunjukkan benda yang ia simpan beberapa waktu lalu kepada penasehat ratu. Penasehat sangat terkejut saat melihat benda yang dipegang Putri Tan.

“Dimanakah Anda temukan benda ini?”, tanya sang penasehat.

“Aku menemukannya di taman belakang. Tak sengaja kakiku menyandungnya”, jelas Putri Tan.

Ratu mendekat, “benda apa itu penasehat?”

“Hamba belum yakin Yang Mulia, Namun ini sejenis boneka. Setahu hamba, boneka ini dipergunakan untuk membuat sesorang menderita dengan menusuk-nusukkan jarum ke tubuh boneka ini. Cara tersebut dapat secara langsung membuat korban dari boneka ini akan mengalami kesakitan,” jelas sang penasheat.

Ratu tidak percaya akan adanya hal tersebut. Namun, Ratu jadi merasa khawatir. “Hal ini tidak bisa dibiarkan!! Kita harus segera mencari siapa pemilik dari boneka ini!” perintah Ratu. Semuanya, menunjukkan raut wajah yang cemas, menebak-nebak siapa pelakunya. Kemudian Pangeran masuk ke dalam ruangan tiba-tiba, semua melihat kearahnya, terkejut.

“Ada apa? Ada yang salah dengan wajahku?” tanya Pangeran, belum memahami suasana saat itu.

“Itu putraku,” tandas Ratu. “Mengapa kau tiba-tiba ke sini? Ibu jadi heran tidak biasanya kau ke sini.” tanya Ratu.

“Ohhh… Aku mencari kedua putri ini. Pelayan mengatakan Ibu mengajak mereka ke ruangan ini. Ada masalahkah, Bu?” jelas Pangeran.

Ratu kemudian menunjukkan boneka tadi kepada Pangeran. “Apa ini, Bu?” tanya Pangeran ingin tahu. Kemudian penasehat menjelaskan kepada Pangeran bahwa seseorang telah menjatuhkan boneka ini di taman belakang. Seketika, Pangeran teringat sesuatu. “Penasehat, di hari itu aku melihat Putri Pakistan menjatuhkan sebotol serbuk yang aku juga tidak tahu itu apa dan untuk apa.”

Penasehat kemudian menanyakan, “apakah bubuknya berwarna seperti ini Yang Mulia?”

Melihat bubuk yang ditunjukan oleh penasehat, Pangeran mengerutkan kening, “ya kau benar. Dari mana kau mendapatkannya?”

“Putri hamba melihat seseorang menjatuhkannya di lantai istana, kemudian ia mengambilnya sedikit untuk di berikan kepada hamba,” jelas penasehat.

Pangeran bergumam, “mungkinkah dua orang putri itu ada hubungannya dengan hal-hal ini?”

Mendengar itu, Ratu merasa heran, “Dua putri? Siapakah maksudmu, Putraku?”

Tidak ingin Ibu Ratu terlalu menjadi cemas, Pangeran mengatakan ia akan menyelidikinya sendiri. Ia kemudian pamit dengan membawa serta kedua Putri. Kedua putri mohon diri.

Trussss, gimana nih kelanjutan cerita ini? Sebenernya Pangeran mau ngomong apa sih ke para Putri itu? Lantas, siapakah pemilik boneka itu? Apa ada hubungannya dengan serbuk yang ditemukan oleh anak sang penasehat?

Penasaran kaaaannnn??? Yuuukk baca kelanjutannya di sini

Middle East Make Up 4
Middle East Make Up 4

Produk yang aku pakai:

A. Wajah
1. Oriflame Studio Artis Primer
2. NYX Pore Filler
3. Oriflame Giordani Gold Age Defying Compact Foundation “Natural Beige”
4. Naturactor Foundation “151” as under eye concealer.
5. The Body Shop Concealer “#2” as nose highlight and brow bridge highlight.
6. Revlon Blush On “Naturally Nude”
7. Oriflame Very Me Bronzing Powder
8. Wardah Luminous Loose Powder “02/Beige”
9. Oriflame Giordani Gold Age Defying Pressed Powder “Light” as finishing powder.

Middle East Make Up 5
Middle East Make Up 5

B. Mata
1. Alis:
– NYX Brow Marker “Deep” as base.
– Coastal Scents Brow Palette as filling.
– ELF Cream Liner “Coffee” as frame.
– The Body Shop Concealer “#2” as sharpening shape.

2. Wet ‘n Wild Eye Primer
3. Maybelline Color Tatto “Eternal Gold”.
4. PAC Loose Eyeshadow “#8” Gold.
5. Maybelline Color Tattoo “Emerald Green”
6. La Tullipe White Eyeshadow.
7. Silky Girl Liner “Black”.
8. Oriflame Kohl Pencil.
9. Oriflame Very Me Black Out Mascara.
10. Wet ‘n Wild Mega Length Mascara.
11. NYX JEP “Milk”.

C. Bibir
1. NYX Butter Lipstick “Fun Size”
2. Oriflame Wonder Colour “Warm Nude”
3. NYX Extreme Lip Cream “Buttery Nude”

Sekian dulu blog post dariku ini. Selamat menikmati blog chain ini ya…. See you,

Revenian -xo

6 Responses

  1. martalina

    Dayang, apa kabarmu setelah dapat angin segar dari pangeran? hahahahaha… btw, eye makeup kamu keren banget… >,<

    • revenian

      Ihik,, ihikk.. dapet ccp (curi-curi pandang) nih dr Pangeran!! Hahahaa *lap iler*… :p Makasi ce Lina…. :*

  2. nur

    kok ga ada link selanjutnya Fia?
    dimanakah engkau meletakkannya?

    • revenian

      Sudah di update dear… Hahahaha, maap yak.. Harusnya belum publish eh uda terlanjur publish padahal blm lengkap! :*

Leave a Reply