Lime Crime Perlees: Anti Mainstream!

Lime Crime Perlees – Bulan Mei ini agak bingung sejujurnya pas mau bikin ulasan lipstik dari Lime Crime ini. Aku sedang cari-cari ide, bagaimana mengemas ulasan yang setidaknya gak terlalu mengulas banget gitu. Hehehe.

Pucuk di cinta, ulam pun tiba! Waktu itu sedang ngobrol-ngobrol asik sama temen-temen dari tim admin-nya Beautiesquad dan tercetuslah kalau bikin makeup collaboration dengan menampilkan warna-warna lipstik yang gak biasa. Nah, yang gak biasanya itu ya bener-bener gak biasa banget. Sesuatu seperti warna biru, hitam, kuning, ungu, dst. Pokoknya sesuatu yang harus membangkitkan keberanian terlebih dahulu sebelum menggunakannya!

anti-mainstream-lipstick

LIME CRIME PERLEES

Sewaktu aku beli lipstik ini, gak kepikiran banget mau dipakai apaan. Satu hal yang terlintas sebelum order adalah: kemasannya bagus banget! Lihat aja dengan gambar yang mengusung bunga-bunga di taman itu kan masih sangat jarang dijumpai dari merek-merek lain. Hampir gak ada kayaknya, atau memang aku yang mainnya kurang jauh? Hehehe.

Meski kebanyakan warna-warna dari seri Perlees ini bisa dibilang gak umum, satu kesamaannya adalah memiliki hasil yang metalik. Lime Crime termasuk salah satu merek lipstik yang aku gandrungi, meskipun memang harganya tergolong mahal sebagai merek indie, tapi produk-produknya Lime Crime ini menurut aku adalah sebuah pelopor terhadap merek lain yang akhirnya “menelurkan” produk serupa. Lihat saja tagline-nya “Makeup For Unicorns“, artinya makeup dari Lime Crime cocok buat orang-orang yang memang anti-mainstream. Seperti makeup collaboration ini!

a. DENIM

Lime_Crime_Denim

Warna pertama yang aku punya sekaligus yang aku ikutkan dalam makeup collaboration ini adalah warna Denim. Alasan sederhana dan yang paling mendominasi pas order warna ini adalah karena warna lipstiknya tampak serasi dengan kemasan. Halah, alasan macam apa itu? Tapi kan tahu sendiri lah wanita kalau punya mau itu seperti apa? Hal yang tak mungkin bisa jadi mungkin supaya valid untuk berbuat sesuatu (baca: beli sesuatu). Padahal mah, lipstik biru juga mau diapain? Paling cuma jadi pajangan dan bujangan. Cuma, demi eksistensi media sosial dan menambah feed di Instagram, rasa-rasanya yah bagus juga kalau lipstik ini dibeli.

Denim sendiri warnanya biru metalik. Aku gak melihat warna ini mirip dengan denim yang dimaksud sebagai bahan celana jeans ketika aku pakai. Ya cuma terlihat warna biru dengan bias metalik aja. Hebatnya warna ini gak patchy sama sekali sewaktu digunakan. Glides on smoothly! Namun harus aku akui, warna di batang lipstiknya tidak 100% sama sewaktu diaplikasikan. Menurut aku sih agak sheer yah sehingga butuh beberapa kali pulasan baru bisa terbilang opaque.

b. GEMMA

Lime_Crime_Gemma

Nah, ini juga warna unik yang sebenarnya ga terlalu unik (lhak geleme opo?). Gemma sendiri warnanya dideskripsikan sebagai taupe brown. Kalaupun seandainya Lime Crime mau mendeskripsikannya sebagai warna taupe juga aku yakin orang akan mafhum itu adalah warna cokelat keabuan, karena ya memang posisi taupe itu ada di antara warna cokelat dan abu-abu. Jadi pastinya Gemma memiliki kedua unsur warna tersebut.

Beberapa orang suka akan warna seperti ini, karena sebetulnya juga sih Gemma bukan warna yang unik-unik banget. Masih tetap kategori warna normal meski kadar kenormalan tiap-tiap orang berbeda. Satu hal yang bikin jadi unik hanya terletak pada hasil akhir metaliknya aja. Seandainya pun warna ini tidak dibikin metalik, pasti bakalan jadi warna keseharian juga.

KESIMPULAN

Lime Crime Perlees ini buat aku lipstiknya unik banget. Meskipun hasil akhirnya metalik tapi sangat tidak terasa kering di bibir. Memang sih, sebetulnya lipstik dengan hasil akhir metalik bukan hal yang baru. Metallic lipstick itu sempat populer di sekitar tahun 1990an, di mana aku masih SD waktu itu. Jadi ya mana mungkin sempat icip-icip lipstik? Cuma sebagai Anak Nongkrong MTv, pastinya sudah familiar lah karena memang jadi tren pada saat itu, otomatis para artis atau penyanyi pun sering wara-wiri dengan lipstik yang seperti itu.

Hasil akhir metalik untuk lipstik di jaman sekarang memang terlihat sangat klasik, kalau misalnya gak mau dibilang jadul yak. Tapi tetap saja menurut aku gak bisa dipakai dalam setiap waktu karena memang gak santai aja sih. Hehehe. Meskipun pilihan warnanya Lime Crime untuk seri Perlees ini beragam, sayangnya aku cek lagi di websitenya sudah tidak ada. Mungkinkah sudah diskontinu? Ya aku kurang tahu juga. Aku beli si Perlees ini di sekitar akhir tahun lalu sih dan padahal masih pengen coba beli warna lainnya. Tapi bisa saja nanti akhirnya Lime Crime Perlees bakal muncul lagi sebagai produk promo? Who knows!

Kemasannya bagi aku menarik perhatian banget! Buat yang packaging whore, kemasan Lime Crime Perlees sangat patut untuk dikoleksi. Bahkan kalau mau dijadikan aksesoris dalam foto kamu, sangat berpotensial banget. Lihat saja banner di halaman utama blog ini, aku menggunakan si Lime Crime Perlees ini sebagai salah satu objeknya.

Ditilik dari segi harga, buat aku sih mahal yak. Wkwkwkwk. Ya, lipstik aneh seharga USD18 itu kan tergolong mahal. Mungkin kalau dikonversikan ke dalam Rupiah, itu hampir mencapai angka 300,000 per biji. Sekitar yah, bukan patokan saklek. Sudah gitu kalau mau beli pun harus cari online shop yang membuka jasa pembelian ke Lime Crime ini. Agak susah juga sekarang semenjak kasus websitenya Lime Crime dibajak yang berakibat bocornya data pelanggan sehingga banyak pula tagihan-tagihan yang datang ke pelanggan padahal mereka merasa tidak melakukan pembelian yang tercantum di billing statement. Gak tanggung-tanggung lho! Nominalnya bisa ribuan USD atau kalau dikonversikan ya bisa mencapai puluhan juta rupiah per pelanggan. Meski sebagian online shop kehilangan kepercayaan, namun banyak juga yang tetap membuka jasanya diakibatkan demandnya masih banyak juga.

anti_mainstream_lipstick

Kalau dilihat, memang sih warna-warna lipstik dari Lime Crime Perlees ini out of the comfort zone mayoritasnya. Tapi apa memang aku saja yang mau menggunakan lipstik seperti ini? Cencu Cijak! Temen aku: Eka Kuncoro, juga suka menggunakan lipstik dengan warna-warna yang anti mainstream seperti ini. Gak percaya? Coba deh, tengok ke blognya dia itu, atau bisa juga follow instagramnya. Di situ, banyak hasil karya Eka yang melibatkan warna-warni anti mainstream!

OK, segini dulu cerita aku tentang anti mainstream lipstick ya. Sampai jumpa di post aku berikutnya!

18 Responses

  1. Virly Ka

    Yang shade Gemma ntiq banget, nggak aneh kayanya kalo dipake jalan jalan.

  2. Christy

    Keren yg biruuuu…tp harganya lgs bikin drop tssaaayyy…hiks hiks

  3. Winda - www.dajourneys.com

    Gemma mengingatkan aku sama lipcream metalik nya Zoya aku ga berani euy make warna2 begini #kbbvmember

  4. Sari

    lime crime selalu bisa aja ya kalo bikin shade. Juara semua shadenya.. #kbbvmember

  5. Xiao Vee

    Baguss warnanya kak 😀
    btw aku kok jg salfok ma kacamatanya yaa.. uculll :3

    #kbbvmember

  6. Beautyafest

    Very bold.. Tapi cocok banget dipake mbaknya.. Kalo aku sih blm berani.. hehe #kbbvmember

  7. Amelia Pratami

    Gemma warnanya gemes ya. Masih berani donk kalau warna gemma dipakai hangout. #kbbvmember

  8. Angelika witarsa

    Aku suka banget Gemmanya sebenernya aku rencana beli lip balmnya tapi lihat lipsticknya kok juga mau
    #kbbvmember

  9. Aisyah Alif

    Sama kak, aku juga mikir harga lipstik sekian itu mahal haha. Tapi ya oke juga sih toh produknya punya kualitas yang bagus hehe #kbbvmember

  10. Gadis Permatasari

    Whoa. Kok aku tertarik yang denim yaa. Bisa buat feed IG hihihi. *teambelilipstikcumademifeed
    #kbbvmember

  11. TUtu

    yang denim cakep banget yak kak, aku pengen deh :”D packagingnya juga cakeeep #kbbvmember

    xoxo,
    tutuskirtjournal

  12. Ririn Famur Wandes

    Seluruh warna nya kelihatan aduhai sekali, sejauh ini aku belum pernah mencoba satu pun dari warna-warna yang ada sis. Next, pengen juga deh nyobain yah. #kbbvmember

Leave a Reply