Dipbrow Pomade by Anastasia Beverly Hills [Review]

posted in: BROW WOW | 1

Dipbrow Pomade by Anastasia Beverly Hills – Ketenaran dari beauty brand asal Amerika, Anastasia Beverly Hills ini berawal dari produk pertama yang mereka luncurkan yaitu brow collection. To be exact, I don’t know the full range of this brow collection at the first time they were coming. Lalu menyusul eyeshadow palette, lipstick, dan sebagainya. Sampai sekarang pun, aku singkat saja jadi ABH ya, merek ini masih sangat terkenal akan produk untuk alis.

Anastasia Beverly Hills
Dipbrow Pomade

ABH_dipbrow_pomade_Fiarevenian

Bisa dibilang, kemunculan Dipbrow Pomade termasuk yang heboh pada saat itu. ABH sendiri meluncurkan lini produk alis pada tahun 2000. Wah, sudah lama sekali ya? Meski begitu, aku masih belum ketemu nih kapan si Diprbrow Pomade ini pertama kali keluar di pasaran. Sejauh pencarian aku, arsip terlama yang aku temui sekitar 6 tahun lalu dan itu pun berupa video di Youtube tentang bagaimana cara menggunakan ABH Dipbrow Pomade.

Kenapa ABH meluncurkan produk alis sebagai debut dari mereknya? Ya, karena Anastasia Soare (CEO dan Founder dari ABH) merupakan penemu The Golden Ratio yang bisa membuat penampilan wajah lebih sempurna lagi. Pada saat itu, perhatian terhadap alis bukanlah hal yang dilihat para cewek, jadi kayak sebatas pelengkap saja dan itu juga kalau kepikiran. Makanya Anastasia melihat peluang ini dan mengisinya.

Gak tanggung-tanggung sih, para klien dari Anastasia banyak yang dari kalangan artis terkenal. Juga, ternyata Anastasia menjalin pertemanan terhadap klan Kardashian-Jenner yang jadi pelanggan tetap juga kalau mereka pada mau rapihin alis. Luar biasa ya?!

Dipbrow Pomade sendiri bentuknya seperti krim yang dipenuhi oleh pigmen dan dengan formula yang tahan air. Aku terkesan oleh banyaknya pilihan warna yang ABH sediakan “hanya” untuk alis ini saja, ada 11 warna yang siap banget untuk dipilih apapun warna kulit kamu.

Dipbrow Pomade, Shade Medium Brown

ABH_dipbrow_pomade_Fiarevenian

Saking banyaknya pilihan warna tersebut, aku cukup bingung untuk memilih. Sejauh penglihatanku, warna Dark Brown sepertinya sangat universal untuk kebanyakan wanita Indonesia. Cuma, berhubung aku mau pakai untuk diri sendiri, jadinya aku coba untuk mencari tahu ulasan dari produk ini lebih jauh. Pada saat aku membeli ini, aku sudah terlalu bosan dengan produk yang biasanya aku pakai. Merek lokal sih, tapi selalu jadi andalan aku banget karena kalau pakai itu, alis aku jadi terlihat seperti disulam. Huehehehehe.

Seiring waktu, aku tiba-tiba berubah ingin pakai produk alis yang lebih kalem warnanya. Tidak terlalu gelap juga terlalu terang. Pokoknya, ada di tengah-tengah deh. Sementara produk alis yang selama ini aku andalkan hanya punya satu warna saja dan terlalu gelap menurut preferensi terkini aku di 2020 ini. Akhirnya aku putuskan untuk memilih ABH Dipbrow Pomade warna Medium Brown.

Jika melihat dari penjelasan dari laman ABH, Medium Brown ini diperuntukan untuk yang memiliki warna rambut gelap dengan undertone dingin. Ketika aku swatch di tangan, memang warna cokelatnya tuh seperti ada unsur warna abu-abu yang membuatnya masuk kategori cool tone. Well, aku sebetulnya tidak terlalu terpengaruh oleh penjelasan ini sih. Sekiranya aku lihat ini cocok buat aku ya aku angkut. :p

Kemasan, Tekstur, dan Harga

ABH_dipbrow_pomade_Fiarevenian

Dipbrow Pomade sendiri hadir dalam bentuk jar dari kaca dengan tutup ulir dari plastik berwarna hitam dan di atasnya terdapat logo ABH. Di bagian bawah jar, terdapat stiker dengan informasi nama produk dan juga beratnya (berisi produk 4 gram). Tapi, meski hadir dalam bentuk jar, ada kotak karton sebagai pembungkus luarnya. Warnanya hitam dengan informasi berupa komposisi produk, berat produk, warna produk, dan serangkaian lainnya. Disainnya gak berisik tapi terasa kalau produknya memiliki kelas yang lebih tinggi dari produk yang biasanya aku beli. Hehehehe lagi.

Tekstur dari produk ini begitu pertama kali dicolek dari jarnya terasa sangat creamy dan basah. Sangat mudah sekali untuk menggambar garis bentuk alis (outline). Aku suka menggunakan produk ini dengan kuas alis yang bepotongan miring (slanted brow brush), lebih mudah untuk membingkai, mengarsir dan memberikan definisi alis yang tegas. Beberapa video tutorial yang aku tonton, bisa juga memberikan tampilan alis berserat yang sangat populer beberapa tahun belakangan ini.

Akhirnya, produk ABH bisa didapatkan di Sephora Online. Setelah bertahun-tahun ya, bisa masuk perbelanjaan daring Indonesia juga! Aku sendiri kurang tahu, apakah produk ini bisa didapatkan di toko luring Sephora atau tidak karena memang sudah beberapa bulan ini kan tidak main-main ke mal. Anyway, harga yang dibanderol laman Sephora adalah Rp367,000. Ya, bisa dibilang ini adalah produk alis termahal yang pernah aku beli. LOL. Semoga awet ya, nduuuuukkkk… :p

Kesimpulan

ABH_dipbrow_pomade_Fiarevenian

Aku ingat pernah terlibat obrolan dengan Ariani Rosidi waktu lagi nunggu di lobi hotel setelah kami selesai bekerja mendandani klien kami 2 atau 3 tahun lalu. Kami membahas ABH Dipbrow Pomade yang mana selalu jadi andalan Aya (panggilan Ariani) untuk dipakai ke kliennya. Pada saat itu, aku masih suka banget pakai produk lokal yang jadi andalanku yaitu QL Cosmetic Eyebrow Cream. Produk tersebut juga suka aku pakaikan ke klien karena memang tahan lama bahkan tahan air. Sudah gitu harganya terjangkau dan mudah didapatkan di toko terdekat. Oleh karena produk alis dalam bentuk krim seperti itu tahan lama, jadi ketika awal tahun 2020 ini aku ingin coba ganti produk lain, aku merasa perlu memilih produk alis dengan bentuk serupa dan yang pertama kali terlintas dalam pikiranku adalah ABH Dipbrow Pomade ini.

Memang sih, sekarang ini sudah hadir beberapa pilihan dari merek kosmetik lain yang punya produk serupa yang menawarkan harga jauh lebih murah. Again, seperti yang aku bilang di atas, entah kenapa yang pertama kepikiran tuh si ABH ini. Akhirnya pun aku langsung eksekusi saja.

Soal pemilihan warna Medium Brown, thank God, aku tidak salah pilih. Pas banget sama seperti yang aku inginkan. Tidak terlalu terang, juga tidak terlalu gelap. Jadi, jika tidak sengaja mencocol produk kebanyakan, rasanya warna ini tidak akan langsung bikin tampilan alis yang nge-block. Hasilnya masih kelihatan lebih soft buat aku yang senang bikin alis ala Instagram brows. Ketika produknya sudah kering, dia tahan lama banget. It won’t budge at all. So happy I am!

ABH_dipbrow_pomade_Fiarevenian

Aku berharap sih produk ini bisa awet alias tidak cepat kering sebelum produknya mau habis. Ya, karena harganya juga lumayan kan untuk sebuah produk alis? Apalagi, aku juga punya pengalaman kurang enak sewaktu pakai produk serupa, yaitu NYX Tame and Frame. Belum juga habis setengahnya, tapi sudah kering dan susah digunakan. Hiks.

Anyway, sekian cerita pengalamanku menggunakan ABH Dipbrow Pomade warna Medium Brown ini. Menurut teman-teman, apakah produk ini layak dipunyai untuk setiap cewek yang suka makeup? Atau lebih memilih alternatif lain? Cerita donk di kolom komentar yuk!

Leave a Reply